Detail Koleksi
Informasi Lengkap Buku
Stok Tersedia
1
Halaman
-
800 - Sastra
Alaia II
oleh Raden Chedid
Tersedia
ISBN:
-
Detail Buku
Penerbit
Loveable
Tahun Terbit
2022
Bahasa
Indonesia
Lokasi Rak
Sinopsis / Ringkasan
Alaia II merupakan kelanjutan dari kisah emosional yang berfokus pada perjalanan batin dan pendewasaan tokoh utama, Alaia. Setelah melalui berbagai konflik pada buku pertama, Alaia kini dihadapkan pada kenyataan hidup yang lebih kompleks, di mana luka masa lalu belum sepenuhnya sembuh dan pilihan hidup menuntut keberanian yang lebih besar.
Dalam novel ini, Alaia berusaha membangun kembali kepercayaan—baik kepada dirinya sendiri maupun kepada orang-orang di sekitarnya. Hubungan yang pernah retak diuji kembali oleh kehadiran masa lalu yang belum benar-benar pergi. Perasaan cinta, kehilangan, dan pengorbanan saling berkelindan, memaksa Alaia untuk menentukan arah hidupnya secara lebih matang dan bertanggung jawab.
Konflik semakin memuncak ketika Alaia harus memilih antara bertahan pada kenangan yang menyakitkan atau melangkah maju menuju masa depan yang penuh ketidakpastian. Setiap keputusan membawa konsekuensi emosional yang dalam, tidak hanya bagi dirinya, tetapi juga bagi orang-orang yang mencintainya. Di sinilah Alaia belajar bahwa mencintai tidak selalu berarti memiliki, dan melepaskan terkadang adalah bentuk keberanian tertinggi.
Melalui alur yang emosional dan reflektif, Alaia II mengangkat tema tentang pencarian jati diri, kekuatan perempuan, serta makna keikhlasan dalam menghadapi takdir. Novel ini menyuguhkan pesan bahwa proses penyembuhan membutuhkan waktu, kesabaran, dan keberanian untuk menerima kenyataan. Alaia II bukan hanya sekadar kisah cinta, melainkan perjalanan spiritual dan emosional menuju kedewasaan sejati.
Dalam novel ini, Alaia berusaha membangun kembali kepercayaan—baik kepada dirinya sendiri maupun kepada orang-orang di sekitarnya. Hubungan yang pernah retak diuji kembali oleh kehadiran masa lalu yang belum benar-benar pergi. Perasaan cinta, kehilangan, dan pengorbanan saling berkelindan, memaksa Alaia untuk menentukan arah hidupnya secara lebih matang dan bertanggung jawab.
Konflik semakin memuncak ketika Alaia harus memilih antara bertahan pada kenangan yang menyakitkan atau melangkah maju menuju masa depan yang penuh ketidakpastian. Setiap keputusan membawa konsekuensi emosional yang dalam, tidak hanya bagi dirinya, tetapi juga bagi orang-orang yang mencintainya. Di sinilah Alaia belajar bahwa mencintai tidak selalu berarti memiliki, dan melepaskan terkadang adalah bentuk keberanian tertinggi.
Melalui alur yang emosional dan reflektif, Alaia II mengangkat tema tentang pencarian jati diri, kekuatan perempuan, serta makna keikhlasan dalam menghadapi takdir. Novel ini menyuguhkan pesan bahwa proses penyembuhan membutuhkan waktu, kesabaran, dan keberanian untuk menerima kenyataan. Alaia II bukan hanya sekadar kisah cinta, melainkan perjalanan spiritual dan emosional menuju kedewasaan sejati.
Informasi Eksemplar
2 Eksemplar| Barcode | Status | Lokasi |
|---|---|---|
|
IIASAIA001
Fiksi
|
Tersedia | RAK 2 - LANTAI 4 |
|
IIASAIA002
Fiksi
|
Tersedia | RAK 2 - LANTAI 4 |