Detail Koleksi
Informasi Lengkap Buku
Stok Tersedia
1
Halaman
-
800 - Sastra
Perempuan Yang Dihancurkan
oleh Simone de Beauvoir
Tersedia
ISBN:
978-623-7586-65-4
Detail Buku
Penerbit
NARASI
Tahun Terbit
2018
Bahasa
Indonesia
Lokasi Rak
Sinopsis / Ringkasan
Perempuan Yang Dihancurkan adalah karya sastra psikologis karya **Simone de Beauvoir** yang mengangkat pergulatan batin perempuan dalam menghadapi krisis identitas, cinta, dan relasi kekuasaan dalam kehidupan personal. Buku ini terdiri atas tiga cerita panjang yang masing-masing menggambarkan pengalaman perempuan dari latar belakang berbeda, namun terhubung oleh tema keterasingan dan ketidakberdayaan dalam struktur sosial patriarkal.
Cerita pertama, *Perempuan yang Dihancurkan*, mengisahkan seorang istri yang hidupnya runtuh ketika ia menyadari bahwa suaminya menjalin hubungan dengan perempuan lain. Ketergantungan emosional dan identitasnya yang sepenuhnya dibangun di atas peran sebagai istri membuatnya kehilangan arah ketika kepercayaan dan rasa aman tersebut hancur. Narasi disampaikan melalui sudut pandang introspektif yang memperlihatkan konflik batin tokoh secara mendalam.
Cerita kedua, *Usia yang Rentan*, menyoroti kecemasan seorang perempuan paruh baya yang menghadapi penuaan, kesepian, dan ketakutan akan kehilangan makna hidup. Sementara itu, cerita ketiga, *Monolog*, disajikan dalam bentuk monolog batin yang intens, mengungkap kemarahan, penyesalan, dan kepahitan seorang perempuan terhadap relasi keluarga dan masyarakat.
Melalui ketiga kisah tersebut, Simone de Beauvoir mengkritik norma sosial yang menempatkan perempuan dalam posisi subordinat dan menggantungkan eksistensinya pada orang lain. *Perempuan Yang Dihancurkan* bukan hanya potret penderitaan personal, tetapi juga refleksi tajam tentang kondisi perempuan modern dan pencarian kebebasan serta kemandirian diri.
Cerita pertama, *Perempuan yang Dihancurkan*, mengisahkan seorang istri yang hidupnya runtuh ketika ia menyadari bahwa suaminya menjalin hubungan dengan perempuan lain. Ketergantungan emosional dan identitasnya yang sepenuhnya dibangun di atas peran sebagai istri membuatnya kehilangan arah ketika kepercayaan dan rasa aman tersebut hancur. Narasi disampaikan melalui sudut pandang introspektif yang memperlihatkan konflik batin tokoh secara mendalam.
Cerita kedua, *Usia yang Rentan*, menyoroti kecemasan seorang perempuan paruh baya yang menghadapi penuaan, kesepian, dan ketakutan akan kehilangan makna hidup. Sementara itu, cerita ketiga, *Monolog*, disajikan dalam bentuk monolog batin yang intens, mengungkap kemarahan, penyesalan, dan kepahitan seorang perempuan terhadap relasi keluarga dan masyarakat.
Melalui ketiga kisah tersebut, Simone de Beauvoir mengkritik norma sosial yang menempatkan perempuan dalam posisi subordinat dan menggantungkan eksistensinya pada orang lain. *Perempuan Yang Dihancurkan* bukan hanya potret penderitaan personal, tetapi juga refleksi tajam tentang kondisi perempuan modern dan pencarian kebebasan serta kemandirian diri.
Informasi Eksemplar
1 Eksemplar| Barcode | Status | Lokasi |
|---|---|---|
|
PYD001
Fiksi
|
Tersedia | RAK 1 LANTAI 5 |